Monday, January 25, 2016

Kesaksian Gubernur Jakarta : AHOK


"Pegangan utama saya dalam menjalankan tugas saat ini hanyalah konstitusi, namun nilai hidup saya standardnya adalah firman Tuhan.

Saya katakan, bahwa apabila seorg hamba Tuhan terbukti bersalah, saya tidak akan membela nya, tapi membiarkan nya melewati proses hukum. Saya tidak takut mati demi konstitusi.

Pesan saya kepada isteri, ”Kalaupun saya mati, tuliskan pada batu nisan kutipan dari Filipi 1:21 yaitu "mati adalah keuntungan.”

Untuk kalimat: ”Karena bagiku hidup adalah Kristus..” sengaja tidak mau saya cantumkan pada batu nisan kuburan, karena saya belum sepenuhnya mempraktekkan bagian dari ayat itu.”

“Saya selalu membawa segala pergumulan ke dalam doa terlebih dahulu. Sebelum saya bicara, saya sudah cek hati saya, apakah itu untuk kepentingan pribadi atau bukan. Saya selalu minta Tuhan untuk selidiki hati saya, apakah itu untuk mengusahakan kesejahteraan orang lain atau belum? Saya suka curhat dengan Tuhan. Dalam Yesaya 42 juga menyatakan bahwa kamu harus "bring justice".”

“Menurut saya, duduk diam di kaki Yesus adalah saat-saat paling berharga dalam hidup ini.
Saya suka bangun pagi-pagi jam 4:30 dan malam sebelum tidur untuk saat teduh.
Kalau dulu mau pelayanan jam 6.00 pagi, saya bangun jam 4.00 pagi. Hari Minggu harus bangun lebih pagi. Gereja harus melatih jemaat untuk memiliki hubungan intim dengan Tuhan. Pemimpin gereja harus membawa jemaat supaya mereka keranjingan baca Firman Tuhan. Kalau sudah begitu, Anda kemanapun akan membawa Alkitab.”

“Dalam setahun, pasti saya selesai membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Apabila saya sudah membaca Alkitab sampai habis selama 5 kali, saya pasti mengganti Alkitab tersebut karena banyak catatan-catatan yang menumpuk di setiap halamannya.
Saya kurang suka Alkitab di gadget karena tidak bisa langsung ditulis berdekatan dengan ayat-ayat seperti di Alkitab biasa. Saya sangat menghargai rhema dari Tuhan. Pertemuan pribadi dengan Tuhan merupakan hal terindah bagi saya.

“Saya selalu menyempatkan diri untuk sharing bersama istri dan anak-anak tentang firman Tuhan.

Saya selalu menekankan agar anak-anak harus bertemu secara pribadi dengan Tuhan.

Saya akan terus memperingati anak-anak dan isteri untuk selalu bergantung dan membangun hubungan intim dengan Tuhan."

"Saya mendidik anak-anak agar mereka selalu memandang Tuhan.

Yang paling penting, disaat anak saya memiliki pergumulan, ia harus mengalami pertemuan sendiri dengan Tuhan, itulah yang saya ajarkan pada mereka.
Bahkan, anak saya yang perempuan sudah habis membaca Alkitab sejak SMP. Saya harus yakinkan dia bahwa bapakmu sekarang, bisa bertahan karena Tuhan. Kalau suatu hari bapakmu tidak ada pun, Tuhan tidak pernah salah.

Bapakmu tidak bisa menolongmu untuk menghadapi pergumulanmu. Lebih penting temui Tuhan."

TUHAN YESUS memberkati sahabat renungan harian kristen semua...

(Dari Wawancara Majalah Integrity)

PESAN INDAH :
"Hal yang membuatku malu pada diriku sendiri."

Pernahkah kita berpikir andai kita memperlakukan Alkitab seperti halnya kita memperlakukan HP kita saat ini?

Bagaimana kalau kita selalu membawanya kemanapun kita pergi di dalam tas saku saku kita.

Bagamana jika kita selalu melihatnya & membacanya beberapa kali dalam sehari.

Betapa kita gugup & ter-buru-buru untuk pulang saat kita lupa membawanya.

Bagaimana jika kita memperlakukan Alkitab seolah kita tidak bisa & memang benar kita tak bisa hidup tanpanya.

Bagaimana jika kita berikan Alkitab kepada anak-anak kita sebagai hadiah.

Bagaimana jika kita selalu sempatkan diri kita untuk membacanya disaat kita sedang berpergian.

Bagaimana jika kita buat Alkitab sebagai prioritas, seperti contoh : "Bible is my best friend"

Mungkin hanya 7% org yang akan menyebarkan pesan ini.

Jadilah salah satu dari mereka dan sebarkan kepada saudara-saudara seiman lainnya.

Janganlah jadi bagian dari 93% orang yang enggan menyebarkan pesan ini.

Coba pikirkan tentang hari pembalasan Tuhan, sekalipun hanya sekali saja.

Kita sadar betul kalau hampir setiap hari kita selalu membuka & bertukar pesan, email, share/forward tentang guyonan, dsb dengan teman-teman.

Tetapi berapa kali kita buka Alkitab & membaca firman Tuhan??

Jika kamu bersama dengan teman-temanmu atau keluargamu, bagikan pesan ini kepada mereka..!!

Terbukti dalam Penelitian :

Membawa Alkitab dan mendengarkan lagu rohani mengurangi menyebarnya sel kanker ditubuh manusia bahkan menghancurkannya.

Memanjangkan penyembahan semakin menguatkan ingatan dan mencegah stroke.

Setan berkata: "aku heran bagaimana bisa manusia mengatakan mereka cinta Tuhan tapi mengabaikan perintah-Nya, mengklaim benci padaku, tapi nyatanya mereka patuh pada rayuanku!"

Hanya butuh waktu sebentar untuk menyebarkan pesan [truncated by WhatsApp]

Sumber

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kesaksian Gubernur Jakarta : AHOK

0 komentar:

Post a Comment